Selasa, 24 Juli 2012

Pengumuman Lolos Antologi

PENGUMUMAN NASKAH LOLOS ANTOLOGI PENGARUH FESBUK BAGI PEREMPUAN INDONESIA Alhamdulillah, selesai sudah penyeleksian naskah lolos antologi pengaruh fesbuk terhadap perempuan Indonesia. Hal-hal yang menjadi pertimbangan naskah lolos: -Ide berbeda. Banyak ide yang mirip, misalnya tentang belajar menulis di fesbuk atau berjualan online di fesbuk, dan perselingkuhan di fesbuk, maka harus dipilih salah satu. -Dituturkan dengan bahasa yang mudah dimengerti, menggunakan kata “saya” atau “aku.” -Inspiratif. -Berhikmah, tapi tidak menggurui. Berikut naskah-naskah yang lolos. Bagi yang tidak lolos, mohon untuk tidak berkecil hati. Setiap peserta yang lolos akan dihubungi apabila naskah dalam proses penerbitan. Honorarium diberikan setelah naskah diterbitkan. Selanjutnya adalah menyusun dan mengedit naskah-naskah yang sudah terpilih. 1.Gara-Gara Facebook Jadi Susah Jaga Diri, Aisyah Al Farisi 2.Saat Aku Harus Menjadi Hacker, Ragil Kuning 3.Ilmu Bertambah, Fitnah Dicegah, Ary Nur Azizah 4.Fesbuk dan Raiyya, Isky Kamil 5.Sepenggal Kisah dalam Facebook, Aisyah Pratiyo 6.Facebook dan Pengajian, Faiza Saram 7.Alhamdulillah, Juniar Sinaga 8.Bertemu Editor Abal-Abal, Sri Widiyastuti 9.Bukan Salah Fesbuk, Khalida Fatiha/ Elin Nurlela 10.Akun Palsu dan Hati yang Terbelah, Julie Nava 11.Pengaruh Negatif Fesbuk, Agustiarini 12.Statusnya dan Status Keluarga, Rizky Noviyanti 13.Belanja Online, Hemat, dan Nyaman di Facebook, Nathalia Diana Pitaloka 14.Bisnis Online, Sukses, Untung Besar, Ila Rizky Nidiana 15.Seperti Mati Saat Itu, Naira Nashwa/ Iim Muhimatussalamah 16.Sekolah Baru Bernama Fesbuk, Dea Paramita 17.Menemukan Bakat Berkat Fesbuk, Ida Tahmidah 18.Facebook Membunuhku, Aulia Izzati 19.The Facebook, Anggia Putri Nilasari 20.They Know What You Did On Facebook, Nalaa 21.Facebook, CLBK, dan Sesal, Rosemary Ashalba 22.Menjaga Silaturahim Melalui Facebook, Triana Dewi 23.Diperkosa oleh Kekasih Fesbuk, Asri Inayah 24.Aku, Bayiku, dan Facebookku, Ummu Sina 25.Awas, Dia Masih Berkeliaran di Sini!, Puan Nycta PENANGGUNG JAWAB PIPIET SENJA LEYLA HANA

Sabtu, 09 Juni 2012

Cerita Sang Bunda


sering aku marah padanya
sering aku membentaknya
tanpa kutau luka tengah membelenggunya

sering aku kesal padanya
sering aku acuh padanya
tanpa kutau pahit tengah membanjirinya

bergantung hidupnya dalam kelam
yang ia sembunyikan pada bilik hati terdalam
yang hanya ia ceritakan pada malam

ia hidup dengan diselimuti duka
tanpa cerita bahagia
ialah sang ibunda tercinta

malam ini kulihat lagi mendung dimatanya
hujan kembali membasahi pipinya
apa yang engkau pikirkan, bunda?

menangis ia ceritakan kisah hidupnya
tentang penghianatan kekasih hatinya
begitu sakitkah engkau, bunda?

bunda..
ingin kubuatkan surga untukmu
ingin kuciptakan bahagia
namun aku tak mampu


bunda..
hapuslah air matamu
genggam tanganku
bersama kita lewati duka

bunda..
ijinkan aku memelukmu
agar dapat kuberi sedikit damai
agar kembali kulihat senyum di bibirmu

Friendship Rocks

True friends are for life
 Until the end
 They're more than special
 They're your bestest friends.
 They're the ones you can go to
 When you're in despair
 The ones that'll help you
 Even when you got gum in your hair!
 They're the ones who'll laugh
 And go laughing with you all through the night
 The ones who'll help you
 Help you with all their might
 To have a good friend
 You have to be one
 So be nice to one another
 So you can be friends forever
 And that\'s how to be the best friend you can be

My Life - My Way

Let me but live my life from year to year 
With forward face and unreluctant soul
Not hurrying to, nor turning from the goal 
Not mourning for the things that disappear 
In the dim past, nor holding back in fear 
From what the future veils; but with a whole 
And happy heart, that pays its toll 
To Youth and Age, and travels on with cheer 

So let the way wind up the hill or down 
O'er rough or smooth, the journey will be joy 
Still seeking what I sought when but a boy 
New friendship, high adventure, and a crown 
My heart will keep the courage of the quest 
And hope the road's last turn will be the best

Sabtu, 24 Maret 2012

Store of Corpse - Part VI



Enam

“Ketika Sandra berteriak histeris, Janis membawanya ke lantai dua dan tak lama Cindy mengikutinya, mereka masuk ke dalam ruangan yang mungkin kedap suara. Aku tidak bisa mendengar pembicaraan mereka, sama sekali. Dan tak lama setelah itu aku melihat Cindy keluar dengan tergesa-gesa, ia menuju sebuah apotik untuk membeli extacy yang akhirnya ia selipkan ke dalam tas Sandra. Dengan begitu, mereka menuduh Sandra sebagai pemakai dan tak heran bila Sandra berhalusinasi. Ide yang sangat cemerlang bukan?!” seorang intel berbicara dengan yakinnya.

“Lalu bagaimana hasil tes DNA Sandra?”

“Negatif.”

“Kau punya bukti lain untuk memperkuat dugaan kita terhadap keluarga Murders?”

“Ya… aku rasa rekaman CCTV pada apotik milik Romi lumayan kuat untuk dijadikan barang bukti.”

“Ada yang lebih akurat?”

“Aku akan segera menemukannya.” Ujar intel itu seraya berlalu. “Oh, ya, kau akan terkejut ketika melihat dalang dari semua itu, aku yakin kau akan terpuruk ketika melihat mantan kekasihmu mendekam di penjara. Hahaha…” katanya lagi seraya berlalu.

***